Cara Mengatasi Jerawat

Macam-Macam Jerawat dan Cara Mengatasinya

Diposting pada

Setiap orang pasti mengalami masa dimana timbulnya jerawat. Bahkan seorang peneliti pernah berkata, “Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya.” Jerawat bisa membuat anda tidak percaya diri dan tidak nyaman. Perlu anda ketahui bahwa ada beberapa macam jenis jerawat yang memiliki karakater berbeda-beda dan cara mengatasinya harus sesuai dengan jenis jerawat yang timbul.

Oleh karena itu, kali ini mari kita bahas mengenai macam-macam jenis jerawat dan cara mengatasinya dengan benar sehingga tidak berbahaya pada kulit.

Pengertian Jerawat

Jerawat ialah salah satu masalah kulit yang terjadi ketika pori-pori kulit anda tersumbat oleh sel kulit mati dan minyak (produksi minyak berlebih) sehingga timbullah kantung nanah yang meradang. Peradangan ini biasanya ditandai dengan adanya benjolan kecil berisi nanah diatas kulit. Masalah kulit ini biasanya terjadi pada bagian tubuh yang memiliki kelenjar minyak terbanyak seperti wajah, punggung, dada dan leher.

Pengertian Jerawat

Pada umumnya gejala yang muncul pada jerawat ialah muncul benjol kecil pada kulit anda. Benjolan tersebut mengandung nanah dan berwarna kemerahan atau kekuningan. Selain itu ada beberapa gejala lainnya dari jerawat seperti:

  1. Kulit terasa gatal
  2. Timbul komedo (benjolan kecil akibat pori-pori tersumbat biasa disebut cikal bakal jerawat)
  3. Jika sudah parah dan terjadi peradangan akan muncul sensasi terbakar/panas

Penyebab Jerawat

Terdapat 4 Penyebab yang paling utama, yaitu:

  • Produksi Minyak

Pada lapisan kulit anda terdapat kelenjar yang dapat menghasilkan minyak atau sebum. Minyak tersebut pada umumnya akan naik ke permukaan kulit melewati pori-pori pada kulit anda. Minyak tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan oleh kulit anda karna dapat membantu melembabkan dan melindungi kulit anda.

Akan tetapi produksi minyak alami pada kulit anda terkadang tidak seimbang yang mana akan mempengaruhi kesehatan kulit anda. Jika terlalu banyak minyak yang diproduksi, kelebihannya tersebut dapat menyumbat pori-pori kulit anda dan menyebabkan terjadinya Jerawat.

  • Sel Kulit Mati

Sel Kulit Mati

Kulit tubuh anda mampu melakukan regenerasi alami, sel kulit anda yang rusak akan diganti dengan sel kulit baru yang sehat. Pada lapisan kulit terdalam anda kan memproduksi sel kulit baru yang sehat, lalu sel ini akan naik menuju lapisan kulit luar. Ketika sampai ke permukaan kulit atas, lapisan kulit lama akan mati.

Akan tetapi pada orang yang memiliki kulit berminyak dan mudah berjerawat, proses ini akan berjalan dengan tidak benar. Untuk anda yang mudah berjerawat sering menghasilkan sel kulit mati yang lebih banyak daripada yang seharusnya. Sel kulit mati yang menumpuk dan tidak segera di bersihkan ini akan menyumbat pori-pori kulit anda sehingga menyebabkan timbulnya jerawat.

  • Perubahan Hormon

Salah satu penyebab Jerawat juga adanya perubahan hormon. Adanya peningkatan hormon androgen menyebabkan produksi minyak secara berlebihan. Biasa ini terjadi pada wanita pada saat-saat tertentu seperti: Menstruasi, hamis, masa-masa puber dan obat-obatan tertentu.

  • Bakteri

Bakteri yang terkenal sebagai penyebab timbulnya jerawat ialah bakteri Propionibacterium acnes atau sering dikenal P. Acnes. Jerawat bisa muncul karena adanya penyumbatan pori-pori oleh zat asing. Zat asing tersebut memicu bakteri yang dapat menginfeksi kulit. Sehingga kulit anda akan membengkak dan bernanah.

Proses Terbentuknya Jerawat

Jerawat tidak muncul di kulit secara tiba-tiba. Proses dari tersumbatnya pori-pori sampai muncul jerawat butuh proses yang cukup panjang.

Infografis Proses Terbentuknya Jerawat
Terbentuknya Jerawat

1. Kondisi Normal

Pada saat kondisi kulit normal, sebum atau minyak dapat mengalir dengan lancar melalui pori-pori kulit. Sel kulit yang sudah mati secara teratur dapat rontok dari permukaan kulit dan kulit menjadi bersih.

2. Pori-Pori Tersumbat

Penyumbatan pori-pori terjadi karena proses rontoknya sel kulit mati tidak berjalan dengan lancar. Sel kulit yang mati, minyak dan kotoran dapat menyumbat pori-pori pada kulit kita.

3. Tumbuh Bakteri

Ketika pori-pori tersumbat, oksigen akan terhalang sehingga tidak bisa masuk ke dalam pori-pori kulit. Dengan tidak adanya oksigen akan menumbuhkan bakteri P.Acnes yang sangat menyukai kondisi tersebut. Selain suka terhadap kondisi minim oksigen, bakteri ini juga menyukai sebum. Akibatnya bakteri P.Acnes tumbuh subur dan bertambah banyak.

4. Reaksi Imun

Saat tubuh anda terserang bakteri, tubuh secara alami akan melawan dengan sistem imun. Pada saat melawan bakteri, Sel kulit anda akan bereaksi. Dalam proses ini, sel kulit akan bekerja lebih aktif agar melindungi dan memperbaiki kulit yang terkena infeksi.

5. Jerawat Mereda

Setelah sistem imun bekerja, peradangan akan mereda. Kulit akan kembali ke kondisi semula. Akan tetapi, kebanyakan sering muncul bekas jerawat seperti flek hitam dan kemerahan.

Jika tidak diatasi dengan baik, bukan tidak mungkin jerawat akan datang kembali. Memahami proses terbentuknya jerawat akan membuat anda lebih paham bagaimana cara mengatasi jerawat dengan tepat.

Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

Macam-Macam Jenis Jerawat

Ada bermacam-macam jenis jerawat dan setiap jenis memiliki cara penanganannya sendiri-sendiri. Berikut beberapa jenis jerawat dan cara mengatasinya berdasarkan jenisnya:

1. WhiteHead (Komedo Tertutup)

Cara Mengatasi Jerawat Whitehead
Whitehead

Jenis jerawat ini merupakan salah satu jenis jerawat yang mudah dikenali. Jenis jerawat ini terjadi penyumbatan yang menutupi permukaan atas dan menciptakan gumpalan atau benjolan bulat berwarna putih pada kulit.

Jangan sekali-kali memencet gumpalan tersebut karena akan menyebabkan bakter cepat menyebar dan membuat jaringan parut.

Cara untuk mengatasi Jenis jerawat ini ialah dengan menjaga area kulit wajah anda sel kulit mati dan bakteri. Sebaiknya anda membersih kan wajah di pagi dan malam hari dengan menggunakan pembersih wajah yang memiliki kandungan salsilat serta asam glikolat.

2. Jenis Jerawat Blackhead (Komedo Terbuka)

Cara Mengatasi Jerawat Blackhead
Blackhead

Blackhead merupakan jenis jerawat yang berupa benjolan kecil berwarna hitam pada permukaan kulit wajah yang biasanya muncul di sekitar hidung. Sama seperti Whitehead, jerawat ini terjadi karena pori-pori tersumbat sebum dan sel kulit mati.

Pada jerawat blackhead ini, pori bagian atas terbuka dan sisanya tersumbat. Kondisi inilah yang membuat jenis jerawat ini tampak berwarna hitam.

Tidak seperti jerawat pada umumnya, jenis jerawat ini tidak terasa sakit atau kemerahan. Sering disebut sebagai jerawat ringan dan tidak ada peradangan.

Untuk mengatasi jerawat ini direkomendasikan untuk menggunakan retinol yang dijual bebas. Retinod dapat membantu pergantian sel dan mencegah penyumbatan pori-pori.

3. Popula

Cara Menangani Jerawat Papula
Jerawat Papula

Jenis jerawat ini muncul pada bagian bawah permukaan kulit. Dapat anda rasakan seperti ada tonjolan atau bengkak yang terasa nyeri dan berawarna kemerahan. Akan tetapi, jenis jerawat ini tidak menimbulkan titik nanah seperti pada jerawat umumnya.

Jenis jerawat ini terjadi karena adanya peradangan parah sehingga dinding disekitar pori-pori anda menjadi rusak. Inilah yang menyebabkan kulit berwarna kemerahan.

Popula bisa diatasi dengan menggunakan obat-obatan seperti antibiotik dan retinol. Perawatan topikal juga bisa mengatasi popula.

4. Pustula

Perawatan Jerawat Pustula
Jerawat Pustula

Postula merupakan jerawat yang memiliki benjolan yang lebih besar dan agak lunak. Pada bagian bawah berwarna kemerahan, sedangkan bagian atas memiliki warna putih atau kekuningan yang berisi cairan atau nanah.

Tidak seperti papula, jenis jerawat pustula ini berisi cairan nanah. Bagian atas yang memilki warna putih atau kuning ini keluar dari kulit. Nanah tersebut merupakan hasil infeksi dari bakteri pada pori-pori.

Untuk mengatasi jenis jerawat ini, anda dapat menggunakan asam salisilat. Namun jika kondisinya semakin parah, sebaiknya anda periksa ke dokter.

5. Nodul

Cara menangani Jerawat Nodular
Jerawat Nodular

Nodul ialah jerawat yang terbentuk pada bagian bawah kulit dan seringkali menimbulkan sakit. Tidak seperti Papula dan Postula, jenis jerawat ini berada pada bagian kulit yang lebih dalam. Jenis jerawat ini bisa mengakibatkan peradangan dengan warna kemerahan.

Jerawat nodul ini bisa bertahan lama jika anda tidak melakukan perawatan yang tepat, bisa sampai berminggu-minggu bahkan bulanan.

Cara penanganan jerawat jenis ini bisa dengan menggunakan antibiotik dan perawatan tropical yang dianjurkan oleh dokter kulit.

6. Jenis Jerawat Kistik (Jerawat Batu)

Cara Menghilangkan Jerawat Kistik
Jerawat Kistik

Jerawat kistik atau yang biasa dikenal sebagai jerawat batu terjadi jauh pada lapisan kulit yang dalam. Jerawat ini memiliki benjolan yang besar berwarna merah, teksturnya yang lunak dan berisi nanah, saat anda menyentuhkan akan terasa sakit.

Jerawat ini biasanya terbentuk akibat infeksi yang sudah parah. Jerawat ini juga sering menimbulkan bekas luka. Penyebab utama jerawat ini ialah adanya perubahan hormon saat masa-masa puber, akan tetapi terkadang orang dewasa juga bisa mengalami jerawat kistik ini.

Cara mengatasi jenis jerawat kistik ini anda bisa menggunakan bahan kimia khusus seperti benzoil peroksida, steroid, isotretinoin untuk menghambat hormon androgen. Selain itu anda juga bisa menggunakan es batu untuk mengompres agar mengecilkan ukurannya. Kemudian anda pakai masker wajah dengan bahan alami seperti tomat atau lidah buaya.

7. Jerawat Zona T

Area Zona T

Jerawat juga sering muncul di daerah dahi, hidung dan dagu membentuk formasi seperti huruf T. Jenis Jerawat ini biasanya karena terkena polusi sehingga menghasilkan jerawat whithead dan merah pada zona T.

Untuk mengatasi jerawat yang terdapat pada Zona T tersebut anda dapat menggunakan produk-produk perawatan yang mengandung retinoid, benzoyl peroxide dan asam salisilat.

8. Jerawat Hormonal

Hormon yang tidak seimbang bisa menghasilkan minyak berlebih yang mengakibatkan timbulnya jerawat. Untuk jenis jerawat ini tidak berbahaya jika anda dapat segera mengatasinya. Jerawat ini biasanya timbul pada wanita yang sedang menggunakan pil kontrasepsi. Pil tersebut dapat menimbulkan perubahan hormon sebagai efek sampingnya.

Cara mengatasi jerawat tersebut ialah dengan memilih kontrasepsi yang cocok yang tidak menimbulkan efek samping. Selain itu, anda juga dapat menggunakan produk Co-Cyprindiol sebagai perawatan hormonal.

9. Jerawat Fulminans

Jerawat Fulminans

Jerawat ini merupakan bentuk terparahnya dari jerawat kistik dan biasanya terjadi pada anak remaja pria. Jerawat ini biasanya ditandai dengan adanya peradangan yang parah dan terdapat plak luka terbuka. Jerawat ini bisa terjadi di dada, punggung ataupun di wajah.

Untuk mengatasi jerawat ini membutuhkan obat sistemik seperti isotretinoin dan steroid sistemik oral. Disarankan untuk konsultasi dengan dokter jika anda memiliki jerawat ini.

10. Jerawat Mechanica

Untuk Jenis jerawat ini terjadi karena pengaruh dari panas dan gesekan. Biasanya terjadi saat menggunakan peralatan olahraga yang memicu tekanan terhadap kulit, peningkatan iritasi dan kelebihan minyak. Oleh karena itu, jerawat ini sering terjadi pada atlet.

Cara yang dianjurkan oleh para ahli untuk mengatasi jerawat ini ialah dengan segera mandi setelah olahraga.

Cara Mencegah Jerawat

Dengan melakukan perawatan wajah dan gaya hidup sehat dapat mencegah timbulnya jerawat. Berikut beberapa tips yang dapat mencegah jerawat:

  • Cuci muka dengan air hangat dan sabun secara rutin
  • Cucilah seluruh tubuh 2 kali sehari
  • Hindari Stress
  • Makanlah makanan yang bergizi dan seimbang
  • Pastikan wajah anda tetap terhidrasi
  • Pilihlah produk kecantikan yang sesuai dengan kulit wajah anda

Jika setelah melakukan perawatan namun tidak ada perkembangan dan mungkin semakin parah, segeralah kunjungi dan konsultasi dengan dokter.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *